TEMA 7 SUBTEMA 2 PEMBELAJARAN 6

 

TEMA 7. INDAHNYA KERAGAMAN DI NEGERIKU

SUBTEMA 2. INDAHNYA KEBERAGAMAN BUDAYA NEGERIKU

PEMBELAJARAN 6

 

Iringan Gerak Tari Kreasi Daerah

Iringan gerak tari memegang peranan penting. Adanya iringan dapat memberikan kesemarakan dan kedinamisan karya tari serta pemberi tanda awal dan akhir tari. Musik iringan tari terdiri atas dua jenis, yaitu iringan internal dan iringan eksternal. Iringan internal adalah iringan tari yang berasal dari dalam diri penari misalnya tepukan atau nyanyian. Iringan eksternal adalah iringan yang berasal dari luar diri penari, misalnya bunyi alat musik.

Gerakan dalam tari Jawa teratur, tenang, dan halus. Seni Jawa sering menampilkan kemahiran, dan pada saat bersamaan ketenangan yang hening yang jauh di atas segala hal yang biasa-biasa saja. Tarian Jawa biasanya berhubungan budaya keraton Jawa yang anggun, halus, dan maju, seperti tari bedaya dan srimpi.

Tari Jawa dan disiplinnya memiliki gaya dan filosofi yang berbeda dibandingkan dengan tradisi tarian Indonesia lainnya. Tidak seperti tari Bali yang bersemangat dan ekspresif atau tari Sunda yang riang dan sedikit sensual, tari Jawa biasanya melibatkan gerakan lambat dan pose anggun. Tari Jawa agak memiliki kualitas meditatif dan cenderung lebih reflektif diri, introspektif, dan lebih berorientasi pada pemahaman diri. Tarian Jawa biasanya dikaitkan dengan wayang orang, serta keraton-keraton di Karaton Kasunanan Surakarta, Pura Mangkunegaran, Pura Pakualaman atau Kraton Jogja karena kodrat tarian yang menjadi pusaka atau warisan suci dari para leluhur penguasa keraton. Tarian ekspresif ini lebih dari sekadar tarian, mereka juga digunakan untuk pendidikan moral, ekspresi emosional, dan penyebaran budaya Jawa.

 

Penemuan Informasi dengan Teknik Membaca Intensif

Beragam informasi mengenai keragaman budaya di Indonesia dapat ditemukan dalam bacaan. Pada pembelajaran ini kamu akan belajar cara menemukan informasi dan ide pokok dengan teknik membaca intensif. Kamu sudah belajar cara menemukan informasi dan ode pokok dengan teknik membaca intensif. Ingat, membaca intensif adalah kegiatan membaca yang dilakukan secara cermat dan teliti terhadap teks atau bacaan yang dibaca. Pada pembelajaran ini kamu akan mengasah kembali kemampuanmu tersebut. Ayo, lakukan kegiatan berikut.

 

Alat Musik Talindo dari Toraja

Alat musik tradisional popondi atau biasa disebut juga talindo/tolindo berasal dari Toraja, Sulawesi Selatan. Insteumen ini unik karena bentuknya yang sangat sederhana. Bahan pembuatan alat musik ini yaitu, kayu, tempurung kelapa, dan senar. Bahan-bahan tersebut familiar dalam kehidupan sehari-hari. Talindo berbentuk busur seperti tanduk kerbau atau tanduk sapi yang bertumpu pada sebuah tempuurng kelapa. Talindo merupakan alat musik jenis gitar berdawai satu karena hanya memiliki satu senar saja. Bagian resonator alat ini adalah tempurung kelapa.

Alat musik talindo dimainkan dengan cara dipetik. Alat musik ini dimainkan setelah para petani merayakan pesta panen. Selain itu, alat ini dimainkan untuk mengisi waktu senggang bagi para remaja.

1.    Setelah kamu membaca bacaan tersebut, apakah kamu menemukan kata-kata yang kurang kamu pahami artinya? Tuliskan kata-kata sulit tersebut pada buku tulismu. Kemudian, carilah arti kata-kata sulit tersebut di dalam kamus.

2.    Tuliskan ide pokok setiap paragraf dalam bacaan “Alat Musik Talindo dari Toraja”.

3.    Tuliskan informasi baru yang kamu dapatkan dari bacaan “Alat Musik Talindo dari Toraja”.


 

Penilaian Harian

A.   Pilihlah jawaban yang benar!

1.    Raka memperagakan gerak tari dengan iringan lagu “Bungong Jeumpa” dari alat pemutar MP3. Raka memperagakan tari dengan iringan….

a.    eksternal

b.    internal

c.     internalisasi

d.    eksternalisasi

2.    Berikut iringan internal pada tari adalah….

a.    bunyi gendang

b.    bunyi gamelan

c.     tepuk tangan

d.    bunyi alat musik tiup

3.    Contoh iringan tari yang bentuknya bersifat kompleks dan rumit adalah….

a.    tifa

b.    sasando

c.     gamelan

d.    suling

Bacaan berikut untuk soal nomor 4 dan 5!

1)  Cara kerja alat musik saluang ini adalah meniup sudut tepi atau rongga bagian atasnya. 2) Sesuai dengan prinsip fisika akustik, tiupan yang keluar dari mulut akan menggetarkan dinding bagian dalam saluang. 3) Dengan demikian, saluang akan menghasilkan bunyi yang merdu. 4) Saluang disetel dengan diberi beberapa lubangn biasanya ada empat lubang. 5) Dengan begitu saluang dapat menghasilkan frekuensi nada-nada diatonik.

4.    Kalimat utama paragraf tersebut ditunjukkan angka….

a.    1)

b.    2)

c.     3)

d.    4)

5.    Arti kata diatonik dalam paragraf tersebut adalah….

a.    bertalian dengan alat musik

b.    bertalian dengan tangga nada

c.     bertalian dengan cara membuat alat musik

d.    bertalian dengan cara memainkan alat musik

 

B.   Isilah dengan jawaban yang benar!

1.    Ada dua macam iringan dalam tari, yaitu iringan … dan ….

2.    Permainan alat musik gamelan termasuk iringan secara….

Paragraf berikut untuk soal nomor 3-5.

Sasando memiliki bagian utama berbentuk tabung panjang yang terbuat dari bambu. Bagian tengah alat musik berdawai ini berbentuk melingkar dari atas ke bawah. Dawai-dawai sasando direntangkan di tabung dari atas ke bawah yang sudah diberi ganjalan-ganjalan. Bagian inilah yang menghasilkan bunyi.

3.    Ide pokok paragraf tersebut adalah … alat musik sasando.

4.    Bagian utama alat musik sasando berbentuk….

5.    Bagian alat musik sasando yang menghasilkan bunyi adalah….

 

C.    Kerjakan soal-soal berikut!

1.    Apa yang dimaksud iringan tari internal dan eksternal?

2.    Tuliskan dua contoh iringan tari secara eksternal!

3.    Bagaimana sifat iringan tarian Jawa?

Bacaan berikut untuk soal nomor 4 dan 5.

Aramba merupakan alat musik tradisional dari Nias, Sumatra Utara. Jika dilihat sekilas, alat musik yang satu ini sekilas mirip gong. Alat musik tradisional dari Nias ini dimainkan oleh satu orang dan biasa dimainkan untuk mengiringi berbagai pertunjukan tari atau pertunjukan seni tradisional.

Alat musik aramba memiliki dua jenis bentuk. Ada yang memiliki bentuk besar dan ada juga yang memiliki bentuk kecil. Aramba yang memiliki bentuk ukuran kecil atau standar biasanya memiliki diameter sekitar 40 sampai 50. Aramba dengan ukuran standar ini biasanya digunakan untuk mengiirngi upacara pernikahan. Aramba jenis ini disebut dengan Fatao.

Alat musik aramba dimainkan dengan cara dipukul dengan menggunakan kayu yang dibentuk sedemikian rupa. Aramba biasanya digantung dengan menggunakan tali. Bagian tengah yang menonjol itulah yang biasa dipukul. Namun, bagian sisi-sisinya juga bisa dengan menghasilkan suara yang berbeda.

4.    Tuliskan ide pokok tiap paragraf bacaan tersebut!

5.    Tuliskan informasi baru dari bacaan tersebut!

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RPP HARIAN PAUD TK TEMA TUBUHKU

TEMA 9 SUBTEMA 3 PEMBELAJARAN 1