TEMA 9 SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 2
TEMA 9. KAYANYA NEGERIKU
SUBTEMA 1. KEKAYAAN SUMBER ENERGI DI INDONESIAPEMBELAJARAN 2
Menyediakan ruang terbuka hijau yang ditanami pepohonan bertujuan
mengikat air hujan sehingga mencegah terjadinya banjir. Tindakan itu
merupakan salah satu bentuk kewajiban kita terhadap lingkungan. Kewajiban
merupakan sesuatu yang harus dilakukan. Sebaliknya, sesuatu yang harus kita
terima disebut hak.
Kamu sebagai manusia dan anggota masyarakat yang tinggal di lingkungan Indonesia, memiliki hak dan kewajiban terhadap lingkungan sekitar. Hak adalah sesuatu yang didapat setelah melaksanakan kewajiban. Sementara kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab.
Masyarakat berhak mendapatkan sesuatu dari lingkungan yang telah mereka jaga. Hak masyarakat terhadap lingkungan sebagai berikut:a. Melakukan pengaduan akibat dugaan pencemaran atau perusakan lingkungan.b. Memanfaatkan sumber energi yang ada di lingkungan sekitar.c. Mendapatkan udara, air, dan tanah yang bersih.d. Menikmati lingkungan yang tidak tercemar.e. Menggunakan lahan untuk tempat tinggal.f. Menikmati alam sebagai wahana wisata.
Sebelum mendapatkan hak, kita terlebih dahulu harus melakukan kewajiban dengan penuh tanggung jawab. Berikut kewajiban masyarakat terhadap lingkungan.a. Menjaga kebersihan lingkungan dengan rajin membersihkan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.b. Tidak mengeksploitasi Sumber Daya Alam (SDA), gunakan SDA yang tersedia dengan bijak.c. Melakukan reboisasi (penghijauan hutan kembali) dan sistem tebang pilih hutan.d. Mengusahakan kebiasaan maupun kegiatan yang lebih ramah lingkungan.e. Menggunakan sumber energi secara hemat.f. Tidak mencemari air, udara, ataupun tanah.
Tindakan merawat lingkungan sama juga merawat kehidupan. Manusia membutuhkan lingkungan untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Berikut ini beberapa sikap yang dapat dilakukan untuk merawat lingkungan.1. Membuang sampah pada tempatnya.2. Memanfaatkan sumber energi alternatif.3. Memanfaatkan barang-barang hasil daur ulang.4. Menghemat penggunaan listrik, air, dan bahan bakar.5. Menanam dan merawat pohon di sekitar lingkungan tempat tinggal.
Menjaga dan melestarikan lingkungan merupakan salah satu kewajiban
kita bersama. Kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan alam harus
ditumbuhkan sejak kecil. Salah satu cara menumbuhkan kesadaran tersebut
adalah dengan melakukan pembiasaan-pembiasaan dalam kehidupan seharihari. Pembiasaan tersebut seperti berhemat air dan membuang sampah pada
tempatnya.
Kegiatan penumbuhan kesadaran menjaga lingkungan dapat dilakukan dengan
kegiatan yang menyenangkan. Salah satunya dengan bernyanyi menyanyikan
lagu-lagu bertemakan lingkungan. Contohnya lagu yang berjudul “Alam Bebas”.
Menyediakan ruang terbuka hijau yang ditanami pepohonan bertujuan mengikat air hujan sehingga mencegah terjadinya banjir. Tindakan itu merupakan salah satu bentuk kewajiban kita terhadap lingkungan. Kewajiban merupakan sesuatu yang harus dilakukan. Sebaliknya, sesuatu yang harus kita terima disebut hak.
Agar bisa menyanyikan dengan baik, kamu harus mengetahui nada dan
tempo lagu.
A. Nada
Nada adalah bunyi yang beraturan dan memiliki frekuensi tertentu. Dalam
musik setiap nada memiliki tinggi nada atau tala tertentu.
Nada dapat diatur dalam tangga nada yang berbeda-beda. Nada
sering diistilahkan dengan not, walaupun sebenarnya keduanya memiliki
perbedaan arti.
Tempo merupakan ukuran kecepatan musik dalam
birama lagu atau cepat lambatnya lagu dinyanyikan.
Kecepatan lagu bisa diukur dengan alat bernama
metronome.
Keterangan tempo biasanya diletakkan di bagian
kiri atas pada sebuah lagu, di bawah penulisan nada
dasar lagu tersebut. Tanda ini digunakan untuk
menyatakan kecepatan lagu yang tepat.
Istilah tanda-tanda tempo sebagai berikut.
1. Tempo Lambat
Grave = sangat lambat dan khidmat (40-44 MM)
Largo = lambat dan agung (46-50 MM)
Adagio = sedikit lebih cepat dari largo (52-54 MM)
Lento = lambat (56-58 MM)
2. Tempo Sedang
Andante = secapat orang berjalan (72-76 MM)
Andantino = lebih cepat dari andante (80-84 MM)
Moderato = sedang (96-104 MM)
3. Tempo Cepat
Allegreto = agak cepat dan riang (108-116 MM)
Allegro = cepat, hidup, dan riang (132-138 MM)
Vivace = cepat dengan nuansa hidup dan riang (160-176 MM)
Presto = sangat cepat (184-200 MM)
Selain istilah utama, kadang seorang penggubah lagu menambahkan istilah lain sebagai berikut.
Con amore = dengan penuh cinta.
Con brio = dengan hidup.
Con dolore = dengan sedih.
Con ekspressione = dengan penuh perasaan.
Con maestoso = dengan agung.
Penerapannya misalnya adagio con maestoso = lambat dengan agung.
Selain ketukan-ketukan yang dapat diukur kecepatannya, lagu merupakan bunyi teratur yang disebut nada.
Dalam musik, alunan tinggi rendah nada digambarkan dengan tanda yang disebut not. Untuk mengetahui tinggi rendah nada dalam notasi balok, not-not diletakkan dalam garis paranada yang menggunakan tanda kunci.




Komentar
Posting Komentar