TEMA 9 SUBTEMA 3 PEMBELAJARAN 6
TEMA 9. KAYANYA NEGERIKUSUBTEMA 3. PELESTARIAN SUMBER DAYA ALAM DI INDONESIAPEMBELAJARAN 6
Ayo Membaca
Telah kamu ketahui bahwa ikut menjaga lingkungan alam dan sumber daya alam termasuk salah satu kewajiban sebagai warga negara. Banyak contoh perilaku yang dapat ditemukan kaitannya dengan usaha-usaha yang dapat dilakukan dalam menjaga lingkungan alam dan sumber daya alam di sekitar kita. Salah satunya dengan mendaur ulang sampah, limbah, atau barang-barang bekas tidak terpakai. Jika kewajiban ini kamu laksanakan, tentunya lingkungan alam sekitarmu akan tetap terjaga dan lestari. Kamu pun dapat menghasilkan produk yang berdaya guna. Namun sebaliknya, apa yang akan terjadi jika kewajibanmu menjaga lingkungan lama tidak kamu laksanakan? Tentunya akan banyak terjadi masalah bahkan bencana seperti banjir, tanah longsor, kekeringan, dan menjangkitnya penyakit karena sampah.
Hal yang demikian juga berlaku pada sendi kehidupan yang lain. Oleh karena itu, pelaksanaan hak dan kewajiban haruslah berjalan seimbang agar kehidupan dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan semua kebutuhan dapat terpenuhi dengan baik pula.
Akibat tidak melaksanakan kewajiban
Sebagai warga negara Indonesia yang baik kita harus melaksanakan hak dan kewajiban secara seimbang. Kita tidak boleh menuntut hak kita sebelum kewajiban kita laksanakan dengan baik. Contoh sederhana adalah ketika kamu menginginkan nilai yang bagus, kamu harus belajar terlebih dahulu.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!
1. Haruskah orang yang mengabaikan kewajiban diberi sanksi? Mengapa?
...............................................................................................................................................................
...............................................................................................................................................................
...............................................................................................................................................................
...............................................................................................................................................................
2. Tuliskan contoh sanksi bagi orang yang tidak melaksanakan kewajiban!
|
No |
Kewajiban
yang Dilanggar |
Sanksi |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Ayo Membaca
Akibat tidak Memperoleh Hak
UUD 1945 telah memberikan jaminan akan pelaksanaan hak dan kewajiban warga negara sehingga tidak dibenarkan jika warga negara hanya melaksanakan salah satunya. Apakah itu hak atau kewajiban, kedua-duanya harus dilaksanakan secara merata dan seimbang.
Pernahkah kamu melihat kejadian seorang warga negara tidak memperoleh haknya sebagai warga negara? Apakah kamu sendiri pernah mengalaminya? Bagaimana dengan hak kamu untuk memperoleh pendidikan yang layak? Sudahkah terpenuhi? Coba kamu bayangkan jika orang tuamu melarang atau membatasimu untuk bersekolah dan memperoleh pendidikan, sementara kamu ingin sekali meraih cita-citamu, ingin seperti teman-temanmu yang lain menuntut ilmu setinggi-tingginya. Bagaimana perasaanmu dan apa yang akan kamu lakukan?
Dalam masalah ini jelas bahwa hak kamu sebagai warga negara telah dilanggar. Oleh karena itu, kamu akan merasa sedih, kecewa, dan marah. Tindakan terbaik yang dapat kamu lakukan adalah dengan menanyakan langsung kepada orang tuamu dan meminta orang tuamu untuk memenuhi hakmu.
Apakah kamu punya cara lain? Jika punya, ungkapkan caramu tersebut di depan teman-teman dan guru!
Contoh akibat tidak dilaksanakannya kewajiban terhadap lingkungan adalah dengan membuang sampah ke sungai yang dapat mengakibatkan banjir.
Bacalah Bacaan Berikut!
Mengapa Jakarta Setiap Tahun Banjir
Setiap musim hujan, Jakarta banjir. Saat di Jakarta tidak terjadi hujan lebat, tetapi di Puncak hujan lebat, Jakarta pasti banjir. Orang-orang menyebutnya banjir kiriman. Mengapa begitu? Daerah Puncak di Bogor lebih tinggi daripada Jakarta. Di Puncak yang berhawa dingin banyak didirikan vila tempat berlibur. Pembangunan vila di Puncak dilakukan dengan menebang pohon-pohon di hutan-hutan daerah tersebut. Akibatnya, wilayah hutan banyak berkurang. Ketika di Puncak turun hujan lebat, air hujan terus mengalir ke bawah karena tidak ada akar-akar pepohonan yang dapat menahan air hujan di dalam tanah. Air hujan terus turun ke dataran yang lebih rendah hingga terkumpul di sungai. Air sungai akan mengalir deras menuju ke laut.
Jakarta berada di dekat laut. Sungai-sungai di Jakarta menerima aliran deras air sungai dari Puncak dan Bogor. Jika sungai di Jakarta cukup besar untuk menampung derasnya sungai, tentu tidak akan terjadi banjir. Namun, sungai-sungai di Jakarta banyak yang sudah sempit dan dangkal. Selain karena lumpur, sempit dan dangkalnya sungai di Jakarta juga akibat kebiasaan buruk warga yang membuang sampah ke sungai. Selain itu, tanah terbuka untuk resapan hujan di Jakarta semakin sempit. Banyak lahan sudah berubah menjadi gedung dan disemen. Ketika hujan, sedikit sekali air yang dapat diserap tanah. Sisa air hujan mengalir ke selokan dan berlanjut ke sungai.
Untuk menampung air hujan yang turun di Jakarta saja perlu sungai lebar dan dalam. Apalagi jika ditambah air hujan yang mengalir dari dataran tinggi, seperti Bogor dan Puncak. Oleh karena itu, sungai tidak akan muat menampung semua air itu. Akibatnya, air meluap keluar dan membanjiri Jakarta.
Kamu telah membaca bacaan ”Mengapa Jakarta Setiap Tahun Banjir?”. Carilah informasi penting pada bacaan tersebut. Kemudian, lengkapilah gambar peta pikiran berikut.

Komentar
Posting Komentar